Menampilkan posting dalam arsip dunia permesinan

mesin cnc

Di posting oleh XII M1 pada 09:49 PM, 28-Dec-12 • Komentar (0)
PENGERTIAN MESIN CNC




Mesin CNC (Computer Numerically Control) adalah :


suatu mesin yang mana kita masukan angka dan huruf sebagai masukan data.
suatu mesin yang memahami data, memproses dan menghitungnya sebagai pemroses data
suatu mesin yang meneruskan data dan mengubah dalam bentuk perintah-perintah sebagai output data
suatu mesin yang menaati perintah
jadi mesin CNC adalah suatu mesin yang dikendalikan oleh komputer dengan menggunakan bahasa nunerik (masukan data berupa huruf dan angka )dan diubah menjadi bahasa mesin yang berupa geraka-gerakan mekanik mesin. misalnya apabila mesin diberi input data M03 maka spindel mesin akan berputar, apabila mesin diberi input M05 maka spindel mesin akan berhenti.
mesin CNC dikontrol oleh komputer sehingga semua gerakan akan berjalan secara otomatis sesuai dengan perintah progam yang diberikan.

MESIN CNC TU-2A (CNC BUBUT)

mesin CNC TU-2A mempunyai prinsip kerja benda kerja berputar pada chuck berputar, sedangkan alat potong /pahat bergerak mendatar dan bentuk benda kerja yang dihasilkan berbentuk silndris.

SISTEM PERSUMBUAN PADA MESIN CNC TU-2A


sumbu Z :sumbu sejajar dengan sumbu putar
sumbu X :sumbu tegak lurus terhadap sumbu putar
gerakan Z - :gerakan eretan memanjang ke arah kepala tetap
gerakan Z + :gerakan eretan memanjang menjauhi kepala tetap
gerakan X - :gerakan eretan melintang menjauhi operator
gerakan X + :gerakan eretan melintang mendekati operator






Bagian-bagian utama dari mesin CNC TU-2A.
1. Motor utama
Motor utama adalah motor penggerak sumbu utama untuk memutar benda kerja. motor ini adalah
motor jenis motor arus magnet permanen dengan kecepatan variabel.
Data teknis motor utama :
- jenjang putaran 600 - 4000 rpm
- daya input 505 watt
- daya output 300 watt
2. Penggerak eretan motor langkah (step motor)
step motor adalah motor yang mempunyai putaran motor yang terbagi dalam langkah-langkah
satu putaran motor terbagi dalam 72 langkah yang berarti satu langkah motor maka motor berputar
5 derajat.
Data teknis :
# kecepatan gerakan untuk eretan memanjang dan melintang :
- gerakan cepat 700 mm/menit.
- jenjang asutan variabel ( pelayanan manual ) 5 - 400 mm / menit
- kecepatan asutan yang dapat di progam ( pelayanan CNC ) 2 - 499 mm / menit
# jalan eretan terkecil yang dapat di gerakan 0,0138 mm.
# kapasitas gerakan eretan memanjang 500 mm.
# kapasitas gerakan eretan melintang 50 mm.
# penunjukan pada sajian dalam 0,01 mm.
# daya asutan pada eretan 1000 newton.
3. Pemegang pahat (tool post)
pemegang pahat ( tool post) dapat dipasang dalam posisi depan atau belakang pada eretan melintang.
luas penampang pahat maximal 12 x12 mm.
cara pengaturan pahat segitiga center :
1. pasang pahat pada pemegangnya.
2. pasang pemegang pahat pada pada penjepitnya
3. putar mur berkartel (1) hingga ujung pahat segitiga center. gunakan center kepala lepas untuk pen-
gaturan ketinggian pahat dan kencangkan baut slinder (2)serta kencangkan pemegang pahatnya
dengan baut tetap (3)
4. Revolver pahat
pada revolver pahat dari mesin CNC TU-2A dapat dipasang 3 pahat luar dan 3 pahat dalam
contoh pahat luar :


pahat rata
pahat potong
pahat ulir luar
contoh pahat dalam :


twist drill
center drill
pahat rata dalam
reamer


5. kepala lepas
kepala lepas berfungsi sebagai pendukung dengan menggunakan center maupun untuk pekerjaan
pengeboran / pembuatan lubang center.

pekerjaan pengeboran :


twist drill dapat dipasang sampai dengan ukuran 8 mm yaitu dengan menggunakan pencekam bor
sedang twist drill dengan diameter lebih dari 8 mm haris bertangkai tirus MT .1,untuk dapat dipasang
asutan proses pengeboran dilakukan dengan handel dan sumbu kepala lepas


KECEPATAN POTONG DAN PUTARAN MESIN


1. Kecepatan potong (Vs) 2. Jumlah putaran (S)

d (mm) x N x S (put/men) dari kecepatan potong dan diameter benda
Vs ( m/menit )= 1000 kerja, anda hitung jumlah sumbu putaran utama.

Vs = kecepatan potong Vs(mm/men) x 1000
d = diameter benda kerja S (put/menit) = d (mm x 11)
s = jumlah putaran sumbu

3. penghitungan asutan
kecepatan potong maksimal yang diijinkan
tergantung pada pada TU - 2A, anda memrogram asutan
dalam mm/menit.

bahan benda kerja : Konversi :
makin tinggi kekuatan bahan, makin F(mm/men) = S(put/men) x F(mm/put)
rendah kecepatan potong

Bahan padat : F(mm/men) = asutan dalam mm/menit
pahat karbida memungkinkan kecepatan S = putaran sumbu utama
potong pahat lebih tinggi dari pada pahat F(mm/put) = asutan dalam mm/put
HSS
4. untuk mengetahui jumlah putaran mesin (S)
Besaran asutan : yang harus diketahui:
Makin besar asutan, makin kecil - diameter benda kerja
kecepatan potong. - kecepatan potomg yang dianjurkan

Dalamnya pemotongan : 5. Untuk mengetahui kecepatan asutan (F)
makin besar dalamnya pemotongan, yang harus diketahui:
makin kecil kecepatan potong - diameter benda kerja (mm)
- ketentuan asutan (rpm)

kecepatan potong untuk latihan
pemograman pada TU -2A
bahan benda kerja : aluminium bebas potong
pahat : karbida
kecepatan potong :
pembubutan 150-200 m/menit
kecepatan potong :
pemotongan 60-80 m/menit
besaranasutan pembubutan :
0,02-0,1 mm/put
besaran asutan pemotongan :
0,01-0,02 mm/put



UNSUR PELAYANAN MANUAL

1. saklar utama

putar kunci kekanan, arus masuk pada mesin dan pengendali
2. lampu indikator saklar utama
jika saklar utamadihidup maka lampu indikator akan nyala
3. saklar penggerak sumbu utama
4. tombolpengatur putaran sumbu utama
5. display jumlah putaran sumbu utama
6. tombol pengatur asutan
tombol yang dapat mengatur kacepatan asutan variabel dari 10 - 400 mm/menit
7 lamou indikator pelayanan manual
eretan hanya dapat digerakan secara manual jika lampu menyala
8 tombol asutan arah + X dan + Z
simbol untuk eretan yang menunjukan arah gerakan dan tombol yang sesuai eretan bergerak sesuai
dengan asutan yang ditentukan semula.
9 tombol gerakan cepat
jika menekan tombol asutan dan tombol gerakan cepat secara bersamaan maka eretan akan bergerak
dengan kecepatan maksimum yaitu 700 mm/menit
10 display penunjukan gerakan
dalam arah X + dan Z+ penunjukan sajian dalam seperatus mm. tanda minus adalah tanda titik pada
sajian.
11 tombol penngalih layanan manual -layanan CNC
jika menekan tombol hand / CNC, nyala melompat dari lampu kontrol layanan manual ke lampu kontrol
layanan CNC, jika ditekan kembali nyala melompat kembali
12 amperemeter motor penggerak sumbu utama
amperemeter menunjukan pemakain arus aktual dari motor pengerak, motor asutan dan pengendali
terputus. putar tombol kekiri lalu saklar utama di hidupkan kembali
13 tombol emergency
jika tombol emergency di tekan arus listrik ke motor penggerak, motor asutan dan pengendali terputus.
putar tombol ke kiri lalu saklar utama di hidupkan kembali
14 tombol DEL
jika menekan tombol DEL akan menghapus sajian jalannya X dan Z
15 tombol panah pengalih X / Z
jika menekan tombol maju, sajian yang menunjukan jalanya X akan melompat ke jalan Z dan sebaliknya
16 tombol memori INP
tombol untuk memasukan data ke memori mesin

17 sabuk pulley penggerak

sumber:catatatanku.blogspot.com

Mempelajari Cara Kerja Mesin Frais atau Mesin Milling serta Mengetahui Cara Penggunaan dan Fungsinya

Di posting oleh XII M1 pada 09:41 PM, 28-Dec-12 • Komentar (0)
Pengerjaan logam dalam dunia manufacturing ada beberapa macam, mulai dari pengerjaan panas, pengerjaan dingin hingga pengerjaan logam secara mekanis. Pengerjaan mekanis logam biasanya digunakan untuk pengerjaan lanjutan maupun pengerjaan finishing, sehingga dalam pengerjaan mekanis dikenal beberapa prinsip pengerjaan, salah satunya adalah pengerjaan perataan permukaan dengan menggunakan mesin Frais atau biasa juga disebut mesin Milling. Mesin milling adalah mesin yang paling mampu melakukan... [Baca selengkapnya]

MESIN BUBUT

Di posting oleh XII M1 pada 09:38 PM, 28-Dec-12 • Komentar (0)
Pengertian Mesin Bubut Mesin Bubut adalah suatu Mesin perkakas yang digunakan untuk memotong benda yang diputar. Bubut sendiri merupakan suatu proses pemakanan benda kerja yang sayatannya dilakukan dengan cara memutar benda kerja kemudian dikenakan pada pahat yang digerakkan secara translasi sejajar dengan sumbu putar dari benda kerja. Gerakan putar dari benda kerja disebut gerak potong relatif dan gerakkan translasi dari pahat... [Baca selengkapnya]

Las Listrik

Di posting oleh XII M1 pada 09:36 PM, 28-Dec-12 • Komentar (0)
Pengelasan adalah proses penyambungan antara dua bagian logam atau lebih dengan menggunakan energi panas. Menurut Deustche Industry Normen (DIN), pengelasan adalah ikatan metalurgi pada sambungan logam paduan yang terjadi dealam keadaan lumer atau cair, dengan kata lain pengelasan adalah penyambungan setempat dari dua logam dengan mengguanakan energi panas. Pengelasan merupakan salah satu bagian yang tak terpisahkan dari proses manufaktur. Pengelasan adalah... [Baca selengkapnya]